Welcome, Hoşgeldiniz, bienvenue, 환영, Benvenuto, 歓迎, Willkommen

Bagi yang suka banget belajar Bahasa Asing, Aksen, Budaya, dan juga Tempat-tempat Pariwisata. Di sinilah tempat kalian belajar dan tahu semuanya. Silakan Pelajari, Semoga Berguna bagi para pecinta bahasa.

Selasa, 22 Desember 2009

Tata Bahasa Penting

Kita telah belajar fondasi dasar bahasa Jepang. Karena sekarang kita sudah punya gambaran umum bagaimana bahasa Jepang bekerja, kita bisa mengembangkannya dengan mempelajari tata bahasa tertentu untuk berbagai situasi. Bagian ini akan membahas tata bahasa yang dirasa penting bagi bahasa Jepang praktis dasar. Terjemahan literal akan semakin sedikit kita gunakan untuk memfokuskan diri pada tata bahasa yang baru karena kamu (seharusnya) sudah punya pemahaman baik tentang tata bahasa fundamentalnya. Sebagai contoh, pada kalimat yang tidak menuliskan subjeknya, saya mungkin menulis pada terjemahannya 'dia' walaupun tentu saja kamu tahu bahwa 'kami' atau 'mereka' juga merupakan terjemahan yang mungkin.

Bagian ini dimulai dengan mengubah apa yang telah kita pelajari menjadi bentuk yang sopan. Di bahasa manapun, pasti ada cara untuk membentuk kalimat sedemikian rupa sehingga terdengar sopan. Sebagai contoh, di bahasa Indonesia kita bisa menemui "Oi, gue ciao dulu." vs. "Pak, saya permisi dulu." Kamu bisa menggunakan satu gaya bahasa untuk bicara dengan dosenmu dan gaya bahasa lain untuk teman dekatmu. Nah, di bahasa Jepang tidak hanya kata-katanya yang berubah, tapi aturan tata bahasa untuk setiap kalimat juga berubah. Ada garis yang pasti dan jelas yang membedakan gaya bicara sopan dengan santai. Di lain pihak, aturan-aturannya akan memandu kamu dengan jelas bagaimana memoles kalimatmu untuk konteks sosial yang berbeda. Di bagian ini kita akan belajar cara menkonjugasikan kalimat ke tingkat kesopanan yang sesuai, diperlukan untuk berbicara kepada orang dengan kedudukan sosial yang lebih tinggi atau dengan orang yang belum terlalu akrab.

Selanjutnya bagian ini akan membahas jenis-jenis tata bahasa utama yang sangat berguna di bahasa Jepang. Dengan alasan ini, kita akan belajar konjugasi yang sangat umum yaitu bentuk-te, potensial, pengandaian, dan volisional. Materi akhir-akhir bagian ini tidak disusun berdasarkan urutan tertentu dan memang tidak perlu. Tata bahasa yang ada di sini pasti diperlukan, yang artinya adalah kamu memang harus mempelajari semuanya dan mempelajarinya dengan baik.

Isi bagian ini
  • Bentuk sopan - Membahas perbedaan dasar gaya bicara santai dengan sopan. Juga membicarakan aturan konjugasi bentuk sopan.
  • Menyebut orang - Membahas bagaimana cara memanggil orang yang benar bedasarkan jabatan atau kedudukan sosialnya. Juga membahas berbagai pronomina (kata ganti) dan penggunaan tepatnya.
  • Partikel tanya - Membahas cara membuat pertanyaan di bentuk sopan. Juga membahas penggunaan partikel tanya di konteks lain.
  • Kalimat gabungan - Membahas cara merantai beberapa kalimat menjadi satu. Memperkenalkan bentuk-te yang ampuh.
  • Keadaan berlanjut - Membahas cara menyatakan aksi atau keadaan yang berlanjut dengan bentuk-te.
  • Bentuk potensial - Membahas cara menyatakan kemampuan melakukan sesuatu.
  • Menggunakan する dan なる dengan partikel に - Membahas ekspresi-ekspresi berguna dengan 「する」 dan 「なる」.
  • Pengandaian - Membahas cara menyatakan hal-hal dan kejadian yang terjadi jika kondisi tertentu dipenuhi. Anak jurusan komputer, kamu pasti mau membaca bab ini!
  • Menyatakan keharusan - Bagaimana mengatakan bahwa kamu harus atau tidak boleh melakukan sesuatu. Juga membahas cara menyatakan bahwa kamu tidak harus melakukan sesuatu.
  • Keinginan dan saran - Membahas cara menyatakan keinginan dan saran. Bab yang wajib untuk mendapatkan pacar di Jepang!
  • Menggunakan klausa subordinat terkutip dan menyatakan dengarkabar - Belajar bagaimana cara menyatakan apa yang ada di pikiranmu dan cara mengutip orang lain dengan klausa subordinat.
  • Definisi dan deskripsi - Belajar menggunakan 「という」 untuk mendefinisikan, mendeskripsikan, atau berbicara tentang sesuatu secara umum.
  • Mencoba atau mengusahakan sesuatu - Cobalah hal-hal baru dengan tata bahasa ini.
  • Memberi dan menerima - Belajar bagaimana cara memberi dan menerima menggunakan 「あげる」、「やる」、「くれる」、dan 「もらう」.
  • Bab-bab di bawah masih dalam tahap penerjemahan.

  • Membuat permintaan - Belajar bagaimana membuat permintaan dengan 「~ください」、「~なさい」、「~ちょうだい」、dan bentuk perintah (imperatif).
  • Angka dan berhitung - Menjelaskan bilangan dan berbagai macam satuan untuk menghitung.
  • Mengakhiri bagian 4 dan gobi tambahan - Mengakhiri apa yang telah dibahas di bagian ini dan membahas gobi baru.

Struktur Tata Bahasa Dasar

Setelah belajar menulis bahasa Jepang, kita bisa mulai membahas tata bahasa dasarnya. Bagian ini terutama meninjau semua jenis kata: nomina, adjektiva, verba, dan adverbia. Bagian ini juga akan menjelaskan bagaimana menggabungkan jenis-jenis kata tersebut menggunakan partikel untuk membentuk kalimat yang baik. Setelah menyelesaikan bagian ini, kamu akan mendapat pemahaman dasar tentang cara kerja bahasa Jepang dan tentang cara mengekspresikan hal-hal sederhana menggunakan bahasa Jepang.

Isi bagian ini
  • Menyatakan "adalah" dan "bukanlah" - Kita akan belajar menyatakan keadaan benda: apakah sesuatu memang sesuatu atau bukan sesuatu.
  • Pengenalan pada partikel (は、も、が) - Bab ini menjelaskan cara menyatakan hubungan antar bagian kalimat dengan partikel topik maupun pengidentifikasi 「は」、「も」、dan 「が」.
  • Adjektiva - Mengulas sifat-sifat utama adjektiva. Kita akan belajar cara menggambarkan nomina dengan memodifikasinya langsung maupun dengan menggunakan partikel.
  • Dasar-dasar verba - Mengulas sifat-sifat utama verba. Di bagian ini pengelompokan verba akan dibahas sehingga memungkinkan kita belajar aturan konjugasinya dengan mudah.
  • Bentuk negatif verba - Membahas konjugasi negatif untuk verba. Kita akan belajar merubah kalimat "Saya akan pergi." menjadi "Saya tidak akan pergi."
  • Bentuk lampau verba - Mengajarkan aturan konjugasi bentuk lampau verba. Kita akan belajar merubah kalimat "Saya akan pergi." menjadi "Saya waktu itu pergi."
  • Partikel untuk verba (を、に、へ、で) - Bab ini mengulas partikel-partikel yang paling sering dikaitkan dengan verba. Kita akan belajar partikel objek langsung (を), partikel target (に), partikel arah (へ), dan partikel konteks (で).
  • Verba transitif dan intransitif - Kita akan belajar verba transitif dan intransitif beserta penggunaan partikel-partikel yang sesuai untuknya.
  • Klausa subordinat deskriptif dan urutan kata pada kalimat - Kita akan belajar memodifikasi nomina dengan verba atau klausa nomina terkonjugasi untuk membuat kalimat-kalimat yang lebih rumit.
  • Partikel yang berkaitan dengan nomina (と、や、とか、の) - Kita akan belajar partikel yang berkaitan dengan nomina (と、や、とか、の). Substitusi nomina umum juga akan dibahas yang memungkinkan kita membuat hampir apapun menjadi topik. Penggunaan 「の」 untuk mengimplikasikan penjelasan juga akan dibahas.
  • Menggunakan adverbia dan gobi - Bab yang singkat dan mudah sebagai penutup bagian ini. Bab ini mengulas cara mengubah adjektiva menjadi adverbia. Bab ini juga memperkenalkan dua akhiran kalimat yang sangat sering muncul dan berguna.

Apa itu Kanji..?

Di bahasa Jepang, hampir semua nomina dan akar dari verba dan adjektiva ditulis dengan huruf China yang dinamakan kanji. Adverbia juga cukup sering ditulis dalam kanji. Ini berarti kamu perlu mempelajari huruf-huruf China untuk bisa melek huruf. Tapi tidak semua kata ditulis menggunakan kanji. Sebagai contoh, verba 'melakukan' sebetunya punya kanji, namun selalu ditulis menggunakan hiragana. Untuk menentukan apakah suatu kata harus ditulis menggunakan hiragana atau kanji, diperlukan pertimbangan kata per kata dan pengetahuan tentang bagaimana suatu kata biasanya ditulis. Tapi, sebagian besar kata bahasa Jepang yang memiliki kanji hampir selalu ditulis menggunakan kanji. (buku anak-anak dan beberapa bacaan lain di mana pembacanya tidak diharapkan tahu banyak kanji adalah perkecualian)

Tutorial ini akan menggunakan kanji sejak awal untuk membantu kamu latihan membaca bahasa Jepang "asli" secepat mungkin. Oleh karenanya, kita akan membahas beberapa sifat kanji dan mengenal beberapa strategi untuk mempelajarinya dengan cepat dan efisien. Menguasai kanji bukanlah hal yang mudah, tapi dengan usaha yang giat siapapun bisa mencapainya. Bagian tersusah dari perjalanan ini adalah menguasai kemampuan belajar kanji dan masalah waktu. Secara kasarnya, agar hafalan kanji kita tidak berhenti hanya sampai ingatan jangka pendek, kamu perlu belajar banyak dan yang paling penting untuk jangka waktu yang panjang. Yang saya maksud bukanlah belajar lima jam tiap hari namun mengulas cara menulis kanji sekali tiap beberapa bulan sampai kamu yakin bahwa kamu kanji tersebut benar-benar telah tertanam dalam ingatan. Tidak ada alasan baik untuk menunda pekerjaan besar mempelajari kanji sampai "tingkat lanjut". Dengan mempelajari kanji bersamaan dengan kosakata baru sejak awal, tugas besar menguasai kanji bisa dibagi menjadi tahap-tahap kecil yang lebih mudah dikelola, dan waktu tambahan tersebut membantu melekatkan kanji yang telah dipelajari ke ingatan permanen.

Sebagai tambahan, mengetahui kanji akan sangat membantu kamu mempelajari kata-kata baru, yang seringkali merupakan gabungan dari kanji-kanji yang telah kamu pelajari. Contohnya, kalau kamu telah mengetahui kanji "bergerak" 動 (どう), kanji "menanam" 植 (しょく), dan kanji "benda" 物 (ぶつ), maka pengetahuan tersebut akan membantu kamu mempelajari bahasa Jepang "binatang" yaitu 動物 (どうぶつ) dan "tumbuhan" yaitu 植物 (しょくぶつ). Ya, di bahasa Jepang binatang adalah "benda yang bergerak" dan tanaman adalah "benda yang ditanam"! Kalau kamu mempelajari kanji belakangan, keuntungan ini tidak akan diperoleh.

Semua materi yang kamu butuhkan untuk mulai belajar kanji tersedia di internet dengan gratis di Jim Breen's WWWJDIC. Selain kamusnya yang besar, situs tersebut punya diagram urutan guratan untuk 1.945 kanji jouyou (hampir seluruh kanji yang akan kamu jumpai). Terutama bagi yang baru mulai belajar, kamu perlu menulis setiap kanji berulang-ulang untuk menghafalkan urutan guratannya. Kemampuan penting lainnya adalah mempelajari cara menyeimbangkan tiap huruf sehingga bagian-bagiannya tidaklah terlalu besar maupun kecil. Jadi pastikan untuk meniru hurufnya semirip mungkin dengan contoh yang ada. Pada akhirnya, kamu akan otomatis menguasai cara menulis bagian-bagian yang sering muncul sehingga kalau kamu menemui kanji baru kamu akan langsung tahu cara menulisnya dengan benar. Semua kanji di tutorial ini bisa dengan mudah dicari di WWWJDIC dengan copy-paste.

Membaca Kanji

Hampir semua kanji memiliki dua jenis pengucapan yaitu on-yomi (音読み) dan kun-yomi (訓読み). On-yomi adalah bacaan aslinya dari China dan kun-yomi adalah bacaan Jepangnya. Kanji yang berdiri sendiri biasanya dibaca dengan kun-yomi sedangkan kanji yang merupakan bagian dari kata gabungan atau jukugo (熟語) biasanya dibaca dengan on-yomi. Sebagai contoh, 「力」(ちから, tenaga) dibaca dengan kun-yomi sedangkan huruf yang sama di kata gabungan seperti 「能力」(のうりょく, kemampuan) dibaca dengan on-yomi (dalam kasus ini 「りょく」).

Huruf-huruf tertentu (terutama yang paling umum) bisa memiliki lebih dari satu on-yomi maupun kun-yomi. Contohnya, pada kata 「怪力」(かいりき, kekuatan super), 「力」 dibaca 「りき」 dan bukan 「りょく」 seperti pada contoh sebelumnya. Beberapa kata gabungan juga punya bacaan yang sama sekali tidak berhubungan dengan bacaan huruf-huruf pembentuknya. Contohnya adalah 「今朝」 yang berarti "pagi ini" dan dibaca 「けさ」. Bacaan khusus ini harus dihafalkan secara terpisah. Untungnya, bacaan khusus tersebut jarang-jarang.

Kun-yomi juga digunakan untuk adjektiva dan verba. Kata-kata tersebut sering diakhiri oleh sejumlah hiragana yang disebut okurigana (送り仮名). Bacaan yang termuat di dalam huruf Chinanya akan tetap sama walaupun katanya dikonjugasi ke berbagai macam bentuk. Sebagai contoh, bentuk lampau verba "makan" 「食べる」(たべる) adalah 「食べた」(たべた). Walaupun verbanya berubah bentuk, 「食」 tetap dibaca sama yaitu 「た」.

Konsep lain yang pada awalnya susah ditangkap adalah bacaan suatu kanji bisa sedikit berubah di dalam kata gabungan agar katanya lebih mudah diucapkan. Perubahan yang umum terjadi contohnya suara "h" berubah menjadi "b" atau "p" dan 「つ」 yang menjadi 「っ」. Contohnya adalah 「一杯」(いっぱい, segelas)、「徹底」(てってい, seksama)、dan 「学校」(がっこう, sekolah).

Aspek menyenangkan kanji yang lainnya adalah kata-kata yang arti dasarnya sama dan dibaca sama namun memiliki kanji yang berbeda untuk menyampaikan perbedaan nuansa yang tipis. Contohnya 「聞く」(きく) berarti "mendengar" dan begitu juga 「聴く」(きく). Bedanya adalah 「聴く」 berarti kita lebih memperhatikan yang didengarkan. Misalnya, pada kasus mendengar musik yang digunakan hampir selalu 「聴く」 dan bukan 「聞く」. 「聞く」 juga bisa berarti "bertanya", namun 「訊く」(きく) selalu berarti "bertanya". Contoh lainnya adalah 「見る」(みる) yang berarti "melihat", namun untuk melihat pertunjukan misalnya film bioskop sering digunakan kanji lain yaitu 「観る」(みる). Contoh menarik lain adalah 「書く」(かく) yang berarti "menulis" dan 「描く」(かく) yang berarti "menggambar". Ada juga kasus di mana arti dan kanjinya tetap tapi bacaanya bermacam-macam, misalnya "hari ini" 「今日」 yang bisa dibaca 「きょう」、「こんじつ」、maupun 「こんにち」. Dalam kasus ini, sebetulnya tidak masalah bacaan mana yang dipakai, walaupun bacaan tertentu lebih dipilih pada situasi tertentu.

Terakhir, ada satu huruf 々 yang mungkin lebih merupakan tanda baca. Tanda tersebut berarti bahwa huruf sebelumnya diulang. Contohnya, 「時時」、「様様」、「色色」、dan 「一一」 bisa dan biasanya ditulis sebagai 「時々」、「様々」、「色々」、「一々」.

Selain "fitur-fitur" kanji yang telah disebutkan, masih ada beberapa keanehan dan kejutan menyenangkan yang akan kamu temui saat kamu memperdalam studi bahasa Jepangmu. Silahkan putuskan sendiri apakah pernyataan tersebut merupakan sarkasme. Namun, janganlah takut dan menganggap bahwa bahasa Jepang susahnya minta ampun. Kebanyakan kata di bahasa ini hanya memiliki satu penulisan kanji dan kebanyakan kanji hanya memiliki dua bacaan.

Beberapa orang merasa bahwa sistem yang menggunakan simbol-simbol tak beraturan dan bukan alfabet yang sistematis bersifat kuno dan rumit secara berlebihan. Dan memang, mungking mengadopsi huruf China untuk bahasa Jepang bukanlah ide yang baik karena kedua bahasa tersebut strukturnya berbeda secara mendasar. Tapi tujuan tutorial ini bukanlah untuk mendebat keputusan yang telah dibuat beribu-ribu tahun yang lalu tetapi untuk menjelaskan kenapa kamu harus belajar kanji untuk menguasai bahasa Jepang. Dan saya berharap untuk menjelaskan lebih dari sekedar "memang harus begitu jadi lakukan saja!".

Beberapa orang merasa bahwa seharusnya bahasa Jepang berganti dari huruf China ke romaji sehingga orang-orang asing tidak perlu dipusingkan dengan huruf-huruf kompleks. Pada kenyataannya, bahasa Korea relatif baru-baru ini sukses besar berpindah ke sistem penulisannya sendiri untuk menyederhanakan bahasa tertulisnya yang dulu juga menggunakan huruf China. Lalu mengapa hal ini tidak bisa terjadi untuk bahasa Jepang? Saya rasa pemerintah sebetulnya telah mencoba mengganti kanji dengan romaji sesaat setelah perang dunia kedua namun tidak menjumpai keberhasilan. Pasti seseorang yang telah mengetik cukup banyak bahasa Jepang di komputer bisa tahu kenapa hal tersebut tidak berhasil. Saat kamu berusaha mengkonversi hiragana menjadi kanji, kamu hampir selalu disogohi paling tidak dua pilihan (homofon) dan kadang bisa sampai sepuluh (coba ketik kikan). 46 atau berapalah jumlah suara di bahasa Jepang sangatlah sedikit, sehingga susah untuk menghindari homofon. Bandingkan dengan bahasa Korea yang memiliki 14 konsonan dan 10 vokal. Masing-masing konsonan ini bisa dipasangkan dengan vokal manapun sehingga ada 140 suara. Sebagai tambahan, konsonan ketiga bahkan keempat bisa ditambahkan untuk menghasilkan suatu huruf. Ini memberikan jumlah suara teoritis yang lebih dari 1960. (jumlah suara yang benar-benar dipakai jauh lebih sedikit, tapi saya tidak tahu berapa pastinya)

Karena orang ingin membaca jauh lebih cepat dibanding saat berbicara, diperlukan sejenis petunjuk visual untuk memungkinkan pengenalan kata secara instan. Kamu bisa menggunakan bentuk kata di bahasa Indonesia untuk ngebut melintasi tulisan karena sebagian besar kata memiliki bentuk berbeda. Coba latihan kecil ini: hlao, waalupun seuma ktaa di kmaliat ini ejaanyna sahla, apkaah kmau mahsi bias membcaaku? Di bahasa Korea petunjuk visual ini juga ada karena bahasa tersebut memiliki jumlah huruf yang cukup banyak untuk membedakan bentuk-bentuk kata. Namun, karena petunjuk visualnya tidak sejelas kanji, spasi perlu digunakan untuk menghilangkan ambiguitas. (kapan di di mana menggunakan spasi ternyata menjadi masalah tersendiri)

Dengan kanji, bahasa Jepang tidak perlu dipusingkan oleh spasi dan banyak masalah yang berkaitan dengan homofon terselesaikan. Tanpa kanji, bahkan dengan bantuan spasi, ambiguitas dan kurangnya petunjuk visual akan menjadikan tulisan Jepang sangat susah dibaca.

Sabtu, 19 Desember 2009

Katakana

Apa itu Katakana ?
Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya,
katakana digunakan terutama untuk kata yang diimpor dari bahasa asing. Kata-kata impor tersebut banyak yang berasal dari bahasa Inggris. Katakana juga bisa digunakan untuk menekankan kata-kata tertentu sebagaimana penggunaan huruf tebal. Untuk daftar penggunaan yang lebih lengkap, kamu bisa melihat artikel Wikipedia mengenai katakana

Katakana melambangkan suara-suara yang sama dengan hiragana, namun tentu saja semua hurufnya berbeda. Kalau dipikir-pikir, ini tidaklah aneh karena di bahasa Indonesia juga terdapat dua jenis huruf yaitu huruf besar dan huruf kecil yang sebetulnya melambangkan suara yang sama.

Karena kata-kata bahasa asing harus dipaksa mengikuti kombinasi konsonan+vokal bahasa Jepang, banyak yang mengalami perubahan radikal sampai-sampai pembicara bahasa aslinya tidak bisa menyadarinya dengan mudah. Sebagai hasilnya, penggunaan katakana sangatlah susah bagi pengguna bahasa Inggris, karena mereka berprasangka kata-kata dari bahasa Inggris terdengar seperti... bahasa Inggris. Jadi, lebih baik melupakan kata bahasa Inggris aslinya dan perlakukan kata-kata impor tersebut sebagai kata bahasa Jepang. Kalau tidak, kamu bisa memiliki kebiasaan mengucapkannya dengan pelafalan bahasa Inggrisnya (dan orang Jepang belum tentu paham hal tersebut).

Tabel katakana
n r y m h n t s k


(n)
a



(chi)

(shi)
i


(fu)

(tsu)
u


e

o
* = usang atau jarang dipakai

Katakana jauh lebih sulit dikuasai dibanding hiragana karena hanya digunakan untuk kata-kata tertentu, sehingga kesempatan untuk berlatih membacanya lebih jarang. Untuk belajar urutan guratannya (ya, kamu juga perlu melakukannya untuk katakana) kunjungi situs ini.

Lalu, karena bahasa Jepang tidak memiliki spasi, kadang-kadang simbol 「・」 digunakan untuk menunjukkan batas kata misalnya pada 「ロック・アンド・ロール」 (rock and roll). Penggunaan simbol tersebut tidak mutlak, jadi kadang-kadang tidak digunakan apapun untuk menggantikan spasi pada istilah aslinya.

Catatan
  1. Semua suaranya sama dengan hiragana.
  2. Empat huruf 「シ」、「ン」、「ツ」、dan 「ソ」 sangat mirip satu sama lain. Pada dasarnya, bedanya adalah dua huruf pertama lebih "horizontal" dibanding dua huruf terakhir. Garis kecilnya digambar lebih mendatar dan lengkungan panjangnya digambar dari bawah ke atas. Dua huruf terakhir memiliki garis kecil yang hampir vertikal dan lengkungan panjangnya digambar dari atas ke bawah. Huruf-huruf ini susah dibedakan sehinggan dibutuhkan kesabaran dan banyak latihan.
  3. Kamu juga perlu hati-hati dengan 「ノ」、「メ」、dan 「ヌ」, juga 「フ」、「ワ」、 dan 「ウ」. Ya, mereka mirip-mirip dan sayangnya kita tidak bisa melakukan apa-apa.
  4. Kamu harus belajar urutan dan arah guratannya! Kunjungi situs ini untuk mempelajarinya.
  5. Kadang-kadang 「・」 digunakan untuk menggantikan spasi pada bahasa aslinya.
Suara Vokal Panjang

Pada katakana, vokal panjang menjadi sangat sederhana. Kamu tidak perlu berpikir huruf mana yang harus digunakan untuk memperpanjang suara vokal, karena semua suara vokal panjang dilambangkan dengan garis panjang ini: ー.
Catatan
  1. Semua suara vokal panjang pada katakana dilambangkan dengan garis. Sebagai contoh, "cute" (imut) pada katakan ditulis 「キュート」.

「ア、イ、ウ、エ、オ」 kecil

Karena keterbatasan suara-suara hiragana, pada perkembangannya dibuat beberapa kombinasi baru untuk membuat suara-suara yang aslinya tidak ada di bahasa Jepang. Yang paling utama adalah tidak adanya suara "ti", "di", "tu", dan "du" (karena yang ada adalah "chi", "ji", "tsu", dan "dzu") beserta suara "f" kecuali 「ふ」. Konsonan "sh", "j", dan "ch" juga tidak memiliki gabungannya dengan vokal "e". Untuk mengatasi hal tersebut, keputusannya adalah dengan menambahkan versi kecil dari kelima suara vokal. Huruf-huruf kecil tersebut juga bisa digabungkan dengan suara konsonan "w" untuk menggantikan huruf-huruf yang sudah usang. Sebagai tambahan, 「ウ」 bisa diberi dakuten sehingga menjadi 「ヴ」 yang bisa digabung dengan 「ア、イ、エ、オ」 kecil untuk membuat suku kata dengan konsonan "v". Tapi suara "v" tersebut tidak banyak dipakai, mungkin karena orang Jepang masih susah mengucapkan "v" dan lebih memilih untuk mendekatinya dengan suara "b". Sebagai contoh, "volume" dalam bahasa Jepang dituliskan sebagai 「ボリューム」 (boryuumu), menggunakan suara "b" dan bukan "v". "violin" bisa ditulis baik 「バイオリン」 (baiorin) maupun 「ヴァイオリン」 (vaiorin), dan tidak masalah menggunakan yang mana karena pada akhirnya kebanyakan orang Jepang akan membaca yang manapun dengan suara "b". Pada tabel berikut, suara-suara yang dulunya tidak ada disorot. Suara lain yang sudah ada digunakan sesuai keperluan.

Suara tambahan
v w f ch d t j sh
ヴァ ファ チャ ジャ シャ a
ヴィ ウィ フィ ディ ティ i
チュ ドゥトゥ ジュ シュ u
ヴェ ウェ フェ チェ ジェ シェ e
ヴォ ウォ フォ チョ ジョ ショ o
Catatan
  1. Perhatikan bahwa tidak ada suara "wu". Sebagai contoh, katakana untuk "woman" (wanita) adalah 「ウーマン」 (uuman).
  2. Walaupun suara "tu" (seperti pada "tubuh") bisa dibuat dengan 「トゥ」, sebelum kombinasi tersebut ada digunakan 「ツ」 (tsu) untuk mendekati suara tersebut. Setelah kombinasi 「トゥ」 dibuat, kata-kata yang terlanjur menggunakan 「ツ」 tidak berganti. Contohnya adalah "tool" (alat) yang ditulis 「ツール」 (tsuuru) dan "tour" (tur) yang ditulis 「ツアー」 (tsuaa).
  3. Di zaman kuno, tanpa suara-suara baru ini seringkali tidak ada pilihan selain mengambil huruf-huruf dari tabel tanpa memperhatikan pengucapan yang sebenarnya. Di bangunan kuno, kamu mungkin masih bisa melihat 「ビルング」 (birujingu) dan bukan ejaan modernnya 「ビルディン グ」 (birudingu). Kebetulan, ini adalah kasus yang terjadi di bangunan Shin-Maru di seberang stasiun Tokyo tempat saya bekerja. Ironisnya, huruf pertama Shin-Maru (新丸) berarti "baru".
Contoh Kata Penggunaan Katakana

Mengubah kata bahasa Inggris menjadi bahasa Jepang adalah keahlian yang memerlukan cukup banyak latihan dan keberuntungan. Untuk mengenalkan kamu bagaimana kata-kata Inggris dijepangkan, inilah beberapa contoh kata dalam katakana. Kadangkala kata katakananya bukanlah bahasa Inggris yang benar atau artinya berbeda dari kata bahasa Inggrisnya. Tentu saja, tidak semua kata katakana diturunkan dari bahasa Inggris.


Contoh kata katakana

Bahasa InggrisBahasa Jepang
America (Amerika)アメリカ
Russia (Rusia)ロシア
Indiaインド
Indonesiaインドネシア
cheating (curang)カンニング (cunning)
tour (tur)ツアー
company employee
(pegawai kantoran)
サラリーマン (salary man)
Mozartモーツァルト
car horn (klakson)クラクション (klaxon)
sofaソファ or ソファー
Halloweenハロウィーン
French fries
(kentang goreng)
フライドポテト (fried potato)

Kamis, 17 Desember 2009

Apa itu Hiragana...?

Apa itu Hiragana..?

Hiragana
adalah alfabet fonetis dasar di bahasa Jepang. Seluruh huruf hiragana melambangkan semua suara yang muncul di bahasa Jepang. Jadi, sebetulnya bisa saja bahasa Jepang ditulis hanya dengan hiragana. Namun, karena spasi tidak digunakan di bahasa Jepang, menggunakan hiragana saja akan menghasilkan kalimat yang susah dibaca.

Di bawah terdapat tabel hiragana beserta pelafalannya. Cara membaca tabelnya adalah dari atas ke bawah dan dari kanan ke kiri, sama seperti cara membaca banyak buku bahasa Jepang (termasuk komik). Di bahasa Jepang, menulis guratan-guratan dari suatu huruf dengan urutan dan arah yang benar sangatlah penting. Karena tulisan tangan sedikit berbeda dengan tulisan cetak (sebagaimana huruf 'a'), kamu perlu mencari sumber seperti situs atau buku yang mengajarkan cara menulis huruf-huruf tersebut. Perlu juga saya tekankan bahwa kamu harus mempelajari pengucapan yang benar dari huruf-huruf tersebut. Karena semua kata di bahasa Jepang disusun dari suara-suara tersebut, salah mengucapkan suatu huruf akan merusak fondasi terdasar pelafalan kamu.

Tabel Hiragana 1
n w r y m h n t s k


(n)
a

ゐ*

(chi)

(shi)
i



(fu)

(tsu)
u

ゑ*
e

o
* = usang (tidak dipakai lagi)

Hiragana tidaklah terlalu susah, sehingga ada banyak situs dan program gratis yang mengajarkannya. Saya sangat menyarankan kamu pergi ke situs ini untuk mendengar pelafalan tiap hurufnya. Bagian yang relevan adalah 2.1 sampai 2.11. Saya juga menyarankan kamu merekam suaramu sendiri dan membandingkannya dengan suara yang benar.

Saat berlatih menulis hiragana, jangan lupa bahwa urutan dan arah penulisan guratannya tidak boleh semaunya sendiri. Lihat, saya bahkan membuat tulisannya miring, digarisbawahi, dan ditebali untuk menekankan hal tersebut. Percayalah, kamu akan menemukan bahwa hal tersebut memang penting saat membaca tulisan tangan terburu-buru orang lain yang mirip cakar ayam. Satu-satunya hal yang akan membantumu adalah bahwa setiap orang menulis hiragana dengan urutan guratan yang sama, sehingga "aliran" garis-garisnya konsisten dari satu orang ke orang lain. Saya sangat menyarankan bahwa kamu mempelajari cara menulis yang benar sejak awal untuk menghindari kebiasaan menulis yang salah. Kunjungi situs ini untuk melihat animasi cara menulis tiap huruf.

Beberapa contoh kata yang bisa kamu tulis dengan huruf-huruf pada tabel di atas adalah 「あい」 (cinta), 「うつくしい」 (indah), うたう (bernyanyi), dan 「たかはし」 (salah satu nama keluarga yang umum di Jepang).

※ Sebagai pengetahuan, ada puisi Jepang kuno bernama 「いろは」 yang dulunya dijadikan dasar untuk mengurutkan huruf-huruf hiragana. Puisi itu memuat setiap huruf hiragana kecuali 「ん」 karena mungkin pada waktu itu belum ada. Kamu bisa melihat puisi tersebut di artikel Wikipedia ini. Seperti yang ditulis di artikel tersebut, kadang-kadang urutan "iroha" ini masih dipakai, jadi tidak ada salahnya melihat-lihat.

Catatan
  1. Kunjungi situs ini untuk mendengar pelafalan setiap huruf hiragana. Berkas-berkas suaranya ada mulai dari 2.1 sampai 2.11. Kalau kamu tidak bisa mendapatkan berkas suaranya, ikuti panduan membacanya di bawah.
  2. Kecuali 「し」、「ち」、「つ」、「ふ」dan 「ん」、 kamu bisa tahu bagaimana suatu huruf dibunyikan dengan memasangkan konsonan yang ada di atas tabel dengan vokal yang ada di kanan tabel. Sebagai contoh, 「ま」 (konsonan "m", vokal "a") dibaca "ma" dan 「き」 (konsonan "k", vokal "i") dibaca "ki".
  3. Sebagaimana tertulis di tabel, beberapa suara memiliki perkecualian. Sebagai contoh, 「ち」 dibaca "chi" bukan "ti" dan 「つ」 dibaca "tsu" bukan "tu".
  4. 「し」 dibaca seperti "syi" pada "syirik"
  5. 「ち」 dibaca seperti "ci" pada "cicak"
  6. Suara "r" di Jepang tidak sama dengan suara "r" di bahasa Indonesia. Getarannya lebih halus, dan berada di antara suara "l" dan "r"-nya bahasa Indonesia. Hati-hati dengan pelafalan semua huruf di kolom tersebut.
  7. Vokal "e" di Jepang terdengar seperti suara "e" pada "enak" dan BUKAN seperti pada "elus". Jadi sebagai contoh, へ dibaca seperti "he" pada "heran" dan BUKAN seperti pada "helai".
  8. Camkan baik-baik beda pelafalan antara "tsu" dengan "su".
  9. Suara "t" pada 「つ」 akan menempel pada huruf yang mendahuluinya. Sebagai contoh, 「まつ」 (menunggu) dibaca "mat-su".
  10. Huruf 「ん」 bersifat khusus karena jarang digunakan sendiri dan tidak memiliki suara vokal. Huruf tersebut ditempel di belakang huruf lain untuk membuat suara mati "n". Sebagai contoh, 「て」 dibaca "te" sehingga 「てん」 (titik) dibaca "ten". 「へん」 (aneh) dibaca "hen", 「わん」 (teluk) dibaca "wan", dan seterusnya.
  11. Huruf 「ん」 akan disuarakan "m" pada kata-kata tertentu, misalnya 「しんまい」 (pemula) yang dibaca "shimmai". 「ん」 juga dibaca "ng" pada kata-kata tertentu, misalnya 「まんかい」 (mekar penuh) yang dibaca "mangkai". Sebetulnya ada aturan perubahan suaranya, namun cara terbaik untuk menguasainya adalah dengan banyak mendengar bahasa Jepang. Kalau telinga kamu sudah terbiasa, nantinya kamu akan paham aturan tersebut di bawah sadar dan bisa melafalkan 「ん」 dengan benar secara otomatis.
  12. Sekali lagi, kamu harus menuliskan guratan-guratannya dengan urutan dan arah yang benar! Kunjungi situs ini untuk mempelajarinya.


Rabu, 16 Desember 2009

Huruf dan intonasi

Huruf yang Digunakan

Suara-suara yang ada pada bahasa Jepang dituliskan menggunakan hiragana dan katakana. Keduanya secara kolektif disebut kana. Setiap huruf hiragana memiliki pasangannya pada katakana, sebagaimana huruf kecil pada bahasa Indonesia memiliki padanan huruf besarnya. Jumlah hiragana dan katakana masing-masing tidak sampai 50. Semuanya sebetulnya adalah huruf China yang disederhanakan dan diadopsi untuk keperluan fonetis.

Huruf China, disebut kanji oleh orang Jepang, juga digunakan secara ekstensif pada bahasa tertulis. Sebagian besar kata (nomina, verba, adjektiva) ditulis menggunakan kanji. Secara historis ada lebih dari 40.000 kanji, namun 2.000 huruf sudah mencakup lebih dari 95% kanji yang digunakan di bahasa Jepang modern. Tidak ada spasi di bahasa Jepang, jadi kanji diperlukan untuk mengetahui batas kata dalam suatu kalimat. Kanji juga berguna untuk membedakan homofon, yang muncul cukup sering karena jumlah suara di bahasa Jepang terbatas.

Hiragana terutama digunakan untuk keperluan tata bahasa. Kita akan melihat fungsi tersebut saat mempelajari partikel. Kata-kata yang kanjinya susah atau jarang dipakai, istilah percakapan, dan onomatop juga ditulis dengan hiragana. Hiragana juga sering menggantikan kanji untuk pelajar bahasa Jepang pemula dan anak-anak.

Walaupun katakana melambangkan suara-suara yang sama dengan hiragana, katakana umumnya dipakai untuk menuliskan kata-kata modern yang diimpor dari negara-negara barat. Ini karena kata-kata tersebut tidak memiliki kanji. Tiga bab berikutnya akan membahas hiragana, katakana, dan kanji.

Minggu, 13 Desember 2009

Herkes Türkçe Konuşsun

Berawal dari facebook, aku jadi suka dan tertarik buat belajar bahasa turki. Sering banget chatting sama orang turki. Asyik banget ternyata punya temen orang asing, selain nambah wawasan kita jadi tahu cara bergaul dan bersosial sama orang asing. Aku pengen banget posting banyak soal Bahasa Turki, tapi kok susah yaa dapet infonya.


Hoşgeldiniz! (Selamat Datang!)
Nasılsınız?
([Anda] Apa khabar?)
İyiyim. Teşekkür ederim. Sen nasılsın? / Siz nasılsınız?
(Saya baik. Terima kasih. Anda apa khabar? / Kamu apa khabar?)

Senin adın ne?
(Apa nama kamu?)
Benim adım ....
(Nama saya ...)

Nereden geldin?
(Anda dari mana?)
Malezya'dan geldim.
(Saya dari Malaysia.)

Ne iş yapıyorsun?
(Apakah pekerjaan anda?)
Ben öğrenciyim.
(Saya seorang pelajar.)

Memnun oldum.
(Gembira bertemu anda. [Nice to meet you.])
Bende memnun oldum.
(Saya juga gembira bertemu anda. [Nice to meet you too.])

Görüşürüz!
(Jumpa lagi!)
Görüşürüz!
(Jumpa lagi!)

Sabtu, 12 Desember 2009

Tata bahasa dasar (Grammaire de base)

Jender Kata Benda

Bahasa Perancis, seperti bahasa-bahasa Roman lainnya, memiliki sesuatu yang disebut genre grammatical atau tata bahasa jender (jenis kelamin) yang tidak dimiliki tata-bahasa bahasa Indonesia. Setiap benda diberi jenis kelamin maskulin atau feminim demi memenuhi persyaratan tata bahasa itu sendiri.

Hampir semua kata benda yang berhubungan dengan manusia atau binatang memiliki dua bentuk, maskulin atau feminim. Contoh: "aktor" dapat diterjemahkan menjadi acteur untuk aktor pria dan actrice untuk aktor wanita (aktris); dalam hal ini bahasa Indonesia menyerap istilah bahasa Inggris actor dan actress.

Sebagai perkecualian, ada istilah-istilah yang hanya memiliki satu bentuk saja tanpa mempedulikan jenis kelamin entitas tersebut yang sebenarnya. Contoh: "profesor" selalu memiliki bentuk maskulin le professeur, "orang" selalu memiliki bentuk feminim la personne.

Benda-benda mati dan kata benda abstrak hanya memiliki salah satu jenis kelamin saja yang kadang dapat dipikir menggunakan logika tetapi kebanyakan harus dihafalkan. Contoh: "mobil" dapat diterjemahkan menjadi la voiture (partikel awal la menandakan benda tersebut adalah feminim) sedangkan "pena" dalam bahasa Perancis disebut le stylo (partikel awal la menandakan benda tersebut adalah maskulin). Kesalahan dalam menyebut jenis kelamin suatu benda (misalkan menyebut le voiture atau la stylo) dapat menimbulkan kebingungan bagi penutur asli bahasa Perancis.

Dalam pelajaran bahasa Perancis seterusnya, kadang-kadang jenis kelamin suatu kata dapat ditentukan berdasarkan partikel awalnya, namun jika tidak dapat ditentukan (salah satu contohnya karena elision di bawah), maka di belakang kata tersebut akan ditambahi "(m)" untuk menandakan maskulin dan "(f)" untuk menandakan feminim.

Bahasa Perancis memiliki banyak sekali perkeculian dalam hal tata bahasa ini. Kebanyakan hanya dapat dipelajari sambil jalan dan mustahil untuk diingat semuanya dari awal. Banyak kata-kata yang homofon (bunyinya sama, tulisannya beda) dan homonim (bunyi dan tulisannya sama) yang artinya berbeda tergantung dari jenis kelaminnya. Contoh:

  • un livre (m) berarti sebuah buku, tapi une livre (f) berarti satu pon
  • la foi berarti sebuah kepercayaan, tapi le foie berarti liver.

Berikut beberapa contoh tambahan:

Kosa kata bahasa Perancis • Tata bahasa dasar
Flag of France.svg Jender kata benda • Genre des Noms Berkas:France coa.png

Maskulin Feminim
le cheval kuda la colombe merpati
le chien anjing la chemise baju
le livre buku la maison rumah
le bruit suara la liberté kebebasan


Tata bahasa bahasa Perancis • Tata bahasa dasar
Flag of France.svg Akhiran penanda jender • Fins communes de genre Berkas:France coa.png

Akhiran yang umumnya dipakai
untuk kata kerja maskulin:
-age le fromage keju
-r le professeur[1] profesor/guru
-t le chat kucing
-isme le capitalisme kapitalisme
Akhiran yang umumnya dipakai
untuk kata kerja feminim:
-ie la boulangerie toko roti
-ion la nation negara
-ite/-ité la fraternité persaudaraan
-nce la balance timbangan
-nne
-mme
-lle
la fille anak perempuan
l’indienne orang Indian

^ Professeur dapat disingkat menjadi prof (dalam konteks tidak formal). Walaupun bentuk panjangnya (professeur) selalu berbentuk maskulin meskipun menyapa guru perempuan, prof dapat berbentuk maskulin atau feminim; le prof untuk guru pria dan la prof untuk guru wanita.

Artikel

Bahasa Perancis, sama seperti bahasa Latin lainnya, memiliki artikel yang diletakkan sebelum kata benda. Artikel-artikel ini berubah-ubah tergantung jender kata benda yang bersangkutan, jumlah benda tersebut, dan huruf pertama kata tersebut.

La, Le, Les

Artikel definitif yang digunakan dalam bahasa Perancis ada tiga: la, le, dan les yang kurang lebih berarti "si", "sang" atau menunjuk pada suatu hal tertentu.


Tata bahasa bahasa Perancis • Tata bahasa dasar
Flag of France.svg Artikel definitif • L'article défini Berkas:France coa.png

le tunggal, maskulin le fils[2] anak laki-laki le fis
la tunggal, feminim la fille anak perempuan la file
l' tunggal, maskulin/feminim[3] l'enfant anak
les plural, maskulin/feminim les filles anak-anak perempuan le file
les fils anak anak laki-laki le fis
les enfants anak-anak lesengfaong

Bentuk jamak untuk suatu kata dibentuk dengan menambah "-s" di akhir kata tersebut. Namun demikian, karena peraturan pengejaan bahasa Perancis, jika suatu kata berakhiran dengan huruf(-huruf) mati, maka huruf(-huruf) mati tersebut tidak dieja, dan satu-satunya cara untuk membedakan pengucapan fille dan filles adalah jika diawali dengan la maka pendengar akan tahu bahwa hanya ada satu anak perempuan, namun jika diawali dengan les (dibaca: le) maka pendengar akan tahu bahwa ada lebih dari satu anak perempuan. Hal serupa juga berlaku untuk bentuk jamak lainnya.

^ Fils adalah suatu perkecualian, dimana bentuk tunggal maupun jamaknya sama-sama berakhiran "-s" dan tidak ada yang membedakan kedua kata tersebut kecuali artikel yang di depannya. le menandakan hanya ada satu anak laki-laki, les menandakan ada lebih dari satu anak laki-laki. Hal serupa juga berlaku untuk kata-kata berakhiran "-s" lainnya.

Elision l'

^ Artikel le dan la disingkat menjadi l' jika kata berikutnya diawali dengan huruf hidup atau huruf 'h' pelan.


Kosa kata bahasa Perancis • Tata bahasa dasar
Flag of France.svg Elisi • Elision Berkas:France coa.png

Maskulin atau Feminim
(le) ami l'ami teman laki-laki lami
(la) amie l'amie teman perempuan lami
(le) élève l'élève murid laki-laki le lev
(la) heure l'heure waktu/jam leur

Une, Un, des

Artikel indefinitif yang digunakan dalam bahasa Perancis ada tiga: un dan une yang berarti "sebuah", dan des yang berarti "beberapa", tidak menunjuk pada suatu hal tertentu.


Tata bahasa bahasa Perancis • Tata bahasa dasar
Flag of France.svg Artikel indefinitif • L'article indéfini Berkas:France coa.png

un tunggal, maskulin un fils seorang anak laki-laki a fis
une tunggal, feminim la fille seorang anak perempuan an file
des[4] plural, maskulin/feminim des filles beberapa anak-anak perempuan de file
des filsfils[5] beberapa anak laki-laki de fis

^ des merupakan artikel indefinitif (tidak menunjuk pada suatu hal tertentu), berbeda dengan les yang merupakan artikel definitif (menunjuk pada sesuatu). Contoh: "saya sedang melihat foto-foto" diterjemahkan menjadi Je regarde des photographies, sedangkan "saya sedang melihat foto-foto itu" diterjemahkan menjadi Je regarde les photographies. Anda tidak dapat mengatakan Je regarde photographies karena secara tata bahasa kalimat tersebut salah. Anda harus menggunakan salah satu dari enam artikel di atas sebelum kata benda apa pun.

^ "des fils" merupakan homograf (tulisannya sama, bunyinya beda) yang jika dibaca de fil" berarti beberapa benang.

Liaison

Sekali lagi, konsonan terakhir hampir selalu tidak diucapkan (liaison dibaca: liesong). Fils - anak laki-laki (dibaca: fis) merupakan perkecualian atas peraturan ini. Namun jika sebuah kata berakhiran dengan konsonan diikuti dengan kata yang berawalan vokal (huruf mati diikuti huruf hidup), maka kedua kata tersebut biasanya disambung dan dibaca tanpa putus. Kita akan mempelajari hal ini lebih dalam di contoh-contoh mendatang.

Jika sebuah vokal mengikuti artikel un (dibaca: a), huruf n yang biasanya tidak dieja sekarang dieja. Demikian pula dengan artikel des. Artikel une tidak terpengaruh karena berakhiran dengan huruf hidup (dibaca: an)

Kosa kata bahasa Perancis • Tata bahasa dasar
Flag of France.svg Elisi • Elision Berkas:France coa.png

Maskulin atau Feminim
(un) ami n [6]} seorang teman laki-laki unami
(un) élève unnélève seorang murid laki-laki une lev
(des) amis deszamis beberapa teman laki-laki desami
(des) amies deszamies beberapa teman perempuan desami
Bandingkan dengan
un garçon un garçon seorang bocah laki-laki a garsong

^ Dalam contoh-contoh selanjutnya, Anda akan melihat tanda "n" atau "z" yang menandakan liaison antara dua kata.

Orang-orang

Kosa kata bahasa Perancis • Tata bahasa dasar
Flag of France.svg Orang-orang • Les personnes Berkas:France coa.png

la personne orang la persan
l'homme (m) pria lohm
la femme wanita la fem
le garçon bocah laki-laki le garsong
la fille bocah perempuan la fil
la fillette gadis kecil la fiyet
l'ami (m)
le copain
teman pria lami
le kopen
l'amie (f)
la copine
teman wanita lami
le kopin


Angka ( Nombres), Tanggal (Dates), Waktu (Dire l'heure)

Kosa kata bahasa Perancis • Angka
Flag of France.svg Angka • Les nombres Berkas:France coa.png

zero 0 zero
un 1 a (mulut membentuk huruf 'a' tapi mengucapkan 'e')
deux 2 du (mulut membentuk huruf 'u' tapi mengucapkan 'o')
trois 3 throa
quatre 4 qath
cinq 5 sank
six 6 siz
sept 7 seth
huit 8 uit
neuf 9 nerfh
dix 10 diz
onze 11 ongze
douze 12 duz
treize 13
quatorze 14
quinze 15
seize 16
dix-sept 17
dix-huit 18
dix-neuf 19
vingt 20 une vingtaine
vingt et un 21
vingt [deux - neuf] 22-29
trente 30
trente et un 31
trente [deux - neuf] 32-39
quarante 40
cinquante 50
soixante 60
soixante-dix 70 60+10
soixante et onze 71 60+11
soixante-[douze - dix-neuf] 72-79 60+[12-19]
quatre-vingts 80 4*20
quatre-vingt-un 81 4*20+1
quatre-vingt-[deux - neuf] 82-89 4*20+[2-9]
quatre-vingt-dix 90 4*20+10
quatre-vingt-[onze - dix-neuf] 91-99 4*20+[11-19]
cent 100 une centaine
[deux - neuf] cents 200-900
deux cent un 201
neuf cent un 901
mille 1.000 un millier
(un) million 1.000.000
(un) milliard 1.000.000.000

Catatan tentang angka:

  • Mulai 70-79, pengucapannya menggunakan soixante (60)
  • Mulai 80-99, pengucapannya menggunakan quatre-vingt (empat 20an)
  • Mulai dari 100 ke atas, bentuk yang digunakan teratur tanpa perkecualian.
  • Banyak pembicara bahasa Perancis di luar negara Perancis yang menyebut angka 70-99 dengan pola yang sama dengan angka-angka yang lain. di Swiss dan Belgia, 70 disebut septante, 71 disebut septante et un dan seterusnya. 80 disebut huitante atau octante, 90 disebut nonante.

Hari

Kosa kata bahasa Perancis • Tanggal
Flag of France.svg Hari-hari • Les jours de la semaine Berkas:France coa.png

lundi Senin luhndi
mardi Selasa mardi
mercredi Rabu mehrkredi
jeudi Kamis judi
vendredi Jumat vandradi
samedi Sabtu samdi
dimanche Minggu dimaansh
avant-hier kemarin lusa
hier kemarin
aujourd'hui hari ini
ce soir malam ini
demain besok
après-demain besok lusa
  • Nama-nama hari tidak diawali dengan huruf besar dalam bahasa Perancis
  • 'Hari apa ini?' dapat diterjemahkan Quel jour sommes nous aujourd'hui?, Quel jour est on aujourd'hui? atau On est quel jour aujourd'hui? (yang terakhir tidak formal namun sering dipakai)
  • Quel jour sommes nous aujourd'hui? dapat dijawab dengan Aujourd'hui c'est..., C'est... atau Nous sommes ... / On est...
  • Nous sommes... tidak dipakai dengan hier, aujourd’hui, atau demain.
  • C'était (masa lampau) atau C'est (masa kini/masa depan) harus digunakan dengan pas.


Kosa kata bahasa Perancis • Tanggal
Flag of France.svg Menanyakan hari • Demander le jour Berkas:France coa.png

Aujourd'hui on est quel jour ? Hari ini hari apa?? ojurdwi one kell ju
Aujourd'hui on est [jour]. Hari ini hari ....
Demain c'est quel jour ? Besok hari apa? Damen one kell ju
Demain c'est [jour]. Besok adalah hari ....


Bulan

Kosa kata bahasa Perancis • Tanggal
Flag of France.svg Bulan • Les mois de l'année Berkas:France coa.png

janvier Januari jzanvye
février Februari fevrye
mars Maret mahrs
avril April avrill
mai Mei mei
juin Juni jzwan
juillet Juli jzuye
août Agustus ut/u
septembre September septembra
octobre Oktober oktohbr
novembre November novembr
décembre Desember desembr
  • Nama-nama bulan tidak diawali dengan huruf besar dalam bahasa Perancis


Kosa kata bahasa Perancis • Tanggal
Flag of France.svg Menanyakan tanggal • Demander la date Berkas:France coa.png

Quelle est la date
(d'aujourd'hui) ?
Tanggal berapa
(hari ini)?
kelle la daht
C'est le [#] [month]. Ini [bulan] [#]. se le...

Waktu

Kosa kata bahasa Perancis • Waktu
Flag of France.svg Jam • Le temps Berkas:France coa.png

Quelle heure est-il ? Jam berapa sekarang?
Il est une heure Sekarang jam satu
Il est trois heures Sekarang jam tiga
Il est dix heures Sekarang jam sepuluh
Il est midi Sekarang tengah hari
Il est minuit Sekarang jam tengah malam
Il est quatre heures cinq Sekarang jam empat lebih lima
Il est quatre heures et quart Sekarang jam empat seperempat
Il est quatre heures moins le quart Sekarang jam empat kurang seperempat
Il est quatre heures quinze Sekarang jam empat lima belas
Il est quatre heures et demie Sekarang jam empat setengah
Il est quatre heures trente Sekarang jam empat tiga puluh
Il est cinq heures moins vingt Sekarang jam lima kurang dua puluh
Il est quatre heures quarante Sekarang jam empat empat puluh


Kosa kata bahasa Perancis • Waktu
Flag of France.svg Waktu • L'heure relatif Berkas:France coa.png

le lever du jour subuh
(lit. terbitnya hari)
le lever du soleil matahari terbit
(lit. terbitnya matahari)
le soleil levant matahari terbit
le matin pagi
...du matin ... pagi
hier matin kemarin pagi
le midi tengah hari
l'après-midi siang hari
le soir sore hari
...du soir ... sore
la nuit malam hari
le coucher du soleil matahari terbenam


Kosa kata bahasa Perancis • Waktu
Flag of France.svg Menanyakan Jam • Demander le temps Berkas:France coa.png

Quelle heure est-il ? Jam berapa sekarang? kell er etil
Quelle heure il est ? kell er ile
Il est ... heure(s) Sekarang jam ... ile ... er


Musim

Kosa kata bahasa Perancis • Tanggal
Flag of France.svg Musim • Les Saisons Berkas:France coa.png

la saison musim la sesong
au printemps musim semi
l'été musim panas
l'automne musim gugur
l'hiver musim dingin

Perkenalan (se Presenter)

Apa kabar

Pertanyaan ça va? digunakan untuk menanyakan kabar seseorang. Secara harafiah pertanyaan tersebut berarti 'jadinya?' yang menunjuk pada keadaan jasmani seseorang. Cara yang lebih formal untuk bertanya adalah dengan menggunakan comment allez-vous?. Anda dapat menjawab dengan menggunakan ça va sebagai jawaban, yang kurang lebih berarti Anda baik-baik saja. Kata keterangan bien bearti baik, dan bisa digunakan sebagai jawaban secara terpisah atau digabung dengan ça va menjadi ça va bien. Kata bien sering didahului dengan kata keterangan lain untuk menunjukkan tingkatan keadaan yang dimaksudkan. assez bien bearti agak baik, très bien berarti sangat baik, dan vraiment bien berarti luar biasa baik.

Sebaliknya kata keterangan mal digunakan jika Anda tidak merasa baik, tidak enak badan, mengalami musibah, atau sebagainya. Kata keterangan pas jika ditempatkan di depan bien atau mal akan membalikkan maknanya: pas très bien berarti tidak begitu baik, pas mal berarti tidak jelek. Istilah Comme ci, comme ça' yang secara harafiah berarti 'begini dan begitulah' digunakan dalam arti 'begitu-begitu saja' atau 'biasa-biasa saja'. Untuk kesopanan, dapat ditambahkan merci atau terima kasih pada akhir jawaban atas pertanyaan tersebut.


Kosa kata bahasa Perancis • Perkenalan diri
Flag of France.svg Apa kabar • Ça va? Berkas:France coa.png

Comment allez-vous?
Comment vas-tu?
Comment ça va?/Ça va?
Apa kabar? komentale vu (formal)
kome va tu (informal)
kome sa va / sa va (informal)
Oui, ça va. Ya, begitulah ui, sa va
Ça va très bien (Saya) sangat baik sa va thre byen
Ça va bien (Saya) baik-baik saja sa va byen
Ça va pas mal (Saya merasa) tidak begitu buruk sa va byen
Ça va comme ci, comme ça Tidak ada yang istimewa
(lit. begini dan begitulah)
sa va komsi komsa
Ça va pas très bien/pas si bien (Saya merasa) tidak begitu baik sa va pa thre byen/pa si byen
Ça va mal Saya merasa buruk sa va mal
Ça va très mal Saya merasa sangat buruk sa va thre mal
Très bien, merci. Sangat baik, terima kasih thre byen, mersi
Désolé(e) Oh, maaf desole
Et toi? Dan kamu? etwa (informal)
Et vous? Dan Anda? et vu (formal)


Contoh Percakapan

Sekarang coba ikuti percakapan berikut. Ucapkan dengan bersuara sebisa Anda, dan cobalah mengira-ngira terlebih dahulu arti percakapan mudah di bawah ini sebelum Anda mencari di tabel di atas.

Percakapan satu: Jacques dan Marie

Dua orang teman baik, Jean (Jan) dan Marie (Mari) bertemu di kelas

Percakapan bahasa Perancis • Perkenalan diri
Flag of France.svg Percakapan ringan • Une conversation simple Berkas:France coa.png

Jean et Marie
Marie Salut Jean. Ça va ?
Jean Ça va bien, merci. Et toi, ça va ?
Marie Pas mal.
Jean Quoi de neuf ?
Marie Pas grand-chose. Au revoir Jean.
Jean Au revoir, à demain.

Bahasa Formal (Discours formel)

Sopan santun

Kosa kata bahasa Perancis • Bahasa formal
Flag of France.svg Sopan santun • La politesse Berkas:France coa.png

S'il vous plaît Tolong, mohon sil vu ple (formal)
Merci (beaucoup) Terima kasih (banyak) mersi (buku)
De rien. Kembali
(lit: tidak apa-apa)
Pas de quoi. Tidak masalah (lit. bukan apa-apa)
Je t'en prie. Terima kasih kembali
(lit. saya doakan Anda)
(informal)
Je vous en prie Terima kasih kembali (formal)


Kata Panggilan

Kata panggilan monsieur, madame, dan mademoiselle hampir selalu digunakan sendirian tanpa menggunakan nama orang yang dituju. Biasanya digunakan jika berbicara dengan seorang yang lebih tua atau terhormat.

Kosa kata bahasa Perancis • Bahasa formal
Flag of France.svg Kata Panggilan • Les titres Berkas:France coa.png

Monsieur (M.) Pak, Bapak, Saudara, Mr. mohsyeu
Messieurs (M.) Bapak-bapak, Saudara-saudara mehsyeu
Madame (Mme) Bu, Ibu, Mrs. mademn
Mesdames (Mme) Ibu-ibu medam
Mademoiselle (Mlle) Nona, Mbak, Saudari, Miss. madmwazell
Mesdemoiselles (Mlle) Saudari-saudari medmwazell


Menanyakan nama

Kosa kata bahasa Perancis • Bahasa formal
Flag of France.svg Menanyakan nama • Demander le nom de quelqu'un Berkas:France coa.png

Comment vous appelez-vous?
Quel est votre nom ?
Siapa nama Anda?
(lit. Bagaimana Anda memanggil diri Anda sendiri?)
(formal)
Tu t'appelles comment? Siapa namamu?
(lit: Bagaimana kamu memanggil namamu sendiri?
Apa panggilanmu?)
(informal)
Comment t'appelles-tu?
Comment tu t'appelles?
Je m'appelle ... Nama saya adalah ... (lit. Saya memanggil diri saya ...) jem apél
Je suis ... Saya adalah ... jeuh sui


Contoh Percakapan

Sekarang coba ikuti percakapan berikut. Ucapkan dengan bersuara sebisa Anda, dan cobalah mengira-ngira terlebih dahulu arti percakapan mudah di bawah ini sebelum Anda mencari di tabel di atas.

Percakapan satu: Monsieur Bernard dan Monsieur Lambert

Monsieur Bernard dan Monsieur Lambert baru bertemu untuk pertama kalinya.

Percakapan bahasa Perancis • Bahasa formal
Flag of France.svg Percakapan formal • Une conversation formelle Berkas:France coa.png

Monsieur Bernard et Monsieur Lambert
Monsieur Bernard Bonjour. Comment vous appelez-vous ?
Monsieur Lambert Je m'appelle Jean-Paul Lambert. Et vous ?
Monsieur Bernard Moi, je suis Marc Bernard. Enchanté.
Monsieur Lambert Enchanté[1].

^ Senang bertemu dengan Anda (lit. sungguh mempesona)


Latihan percakapan

Latihan satu: Frase dasar - Percakapan

Latihan bahasa Perancis • Bahasa formal
Flag of France.svg Frase dasar • Expressions de base Berkas:France coa.png

Latihan. Susunlah percakapan berikut secara urut:

Satu Dua Tiga Empat
1. Michel Je ne vais pas très bien. Bonjour, Jacques Au revoir Comment ça va?
2. Jacques Désolé. Ça va très bien! Et vous?
Allez-vous bien?
À demain. Salut, Michel!


Jawaban latihan bahasa Perancis • Bahasa formal
Flag of France.svg Frase dasar • Expressions de base Berkas:France coa.png

Jawaban:

First Second Third Fourth
1. Michel Bonjour, Jacques. Comment ça va? Je ne vais pas très bien. Au revoir.
2. Jacques Salut, Michel! Ça va très bien! Et vous?
Allez-vous bien?
Désolé. À demain.